![]() |
Kades Kertayasa, Arief Amarudin, soroti pergantian kepemimpinan di tubuh APDESI Kuningan |
KUNINGAN - Sebagai upaya untuk memajukan peran pemerintah desa, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Kuningan tengah mencari sosok pemimpin yang memiliki pendekatan egaliter.
Kepala Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Arief Amarudin, dalam kesempatan penilaian Kalpataru di Desa Kertayasa, Selasa (08/08/2023), mengungkapkan pentingnya keberadaan pemimpin yang mampu berkomunikasi berdasarkan prinsip kesetaraan dan kesejajaran di antara aparat pemerintah desa.
Arief memiliki harapan besar bahwa APDESI, melalui Musyawarah Cabang (Muscab) kedepan, akan menjadi wadah bagi kepala desa dan perangkat desa untuk bersama-sama memperjuangkan hak-hak desa dan masyarakat.
Ia berpendapat bahwa sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan penggunaan Dana Desa (DD) di seluruh Indonesia, kepala desa telah memiliki peran penting sebagai pemimpin dalam menggerakkan ekonomi dan memberdayakan masyarakat desa.
"Sangat penting, APDESI untuk beroperasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan nasional. Perjuangan hak-hak desa disampaikan dengan santun dan menjunjung tinggi etika," ungkapnya.
Orang nomor satu di Desa Kertayasa ini menyampaikan pandangan bahwa APDESI harus membangun sinergi dengan berbagai pihak, baik dari internal desa maupun eksternal, untuk mencapai kemajuan bersama.
Arief juga menyoroti bahwa pemimpin APDESI Kuningan yang diharapkan, harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang peraturan perundang-undangan dan kebijakan nasional terkait desa.
Hal ini penting agar APDESI dapat beroperasi dengan efektif dan berkontribusi secara positif terhadap perkembangan masyarakat desa di Kuningan.
Selain itu, Arief juga menekankan bahwa pemimpin yang egaliter akan mampu menciptakan lingkungan yang inklusif, dimana setiap suara dan aspirasi dari berbagai kalangan dalam masyarakat desa bisa didengar dan dipertimbangkan secara adil dalam proses pengambilan keputusan.
Dalam upayanya memperjuangkan hak-hak desa dan masyarakat, APDESI diharapkan dapat merangkul dan berkolaborasi dengan berbagai lembaga, organisasi, dan komunitas yang memiliki visi dan tujuan serupa. Dengan membangun jaringan yang kuat dan solid, APDESI akan lebih mampu menghadapi tantangan dan mengimplementasikan program-program yang bermanfaat bagi kemajuan desa-desa di wilayah Kuningan.
"Pemimpin egaliter yang diharapkan akan menjunjung tinggi prinsip-prinsip moral dan etika dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil. Melalui pendekatan yang santun dan mengedepankan kesetaraan, " pungkasnya. (Nars)