KUNINGAN - Setelah sekian lama, akhirnya Kodim 0615/Kuningan bisa memiliki kendaraan Ambulance sendiri. Satu unit kendaraan Ambulance tersebut merupakan bantuan dari CSR Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Kuningan.
Berlangsung di Makodim 0615/Kuningan, pada Senin (27/07/2020)7, BRI Kantor Cabang Kuningan dan Kodim 0615/Kuningan melakukan serah terima satu unit kendaraan untuk melengkapi fasilitas pelayanan kesehatan di sana.
Hadir langsung menerima penyerahan Ambulance dari Kepala Kantor Cabang BRI Kuningan, Jeremia DS Siahaan, Dandim 0615/Kuningan, Letkol CZI Karter Joyi Lumi. Penyerahan disaksikan juga oleh Kasdim, para perwira staf jajaran Kodim 0615/Kuningan, para Danramil, para Babinsa dan PNS jajaran Kodim 0615/Kuningan.
"Saat kita mengajukan untuk mendapat dukungan satu unit Ambulance, Alhamdulillah hari ini bisa terealisasi, Saya mewakili Kodim 0615/Kuningan, mengucapkan terimakasih," ucap Dandim Karter Joyi lumi.
Ke depan bilamana ada anggota jajaran Kodim 0615/Kuningan mengalami kesulitan fasilitas dalam kesehatan, Ambulance tersebut bisa digunakan.
"Semua anggota dan keluarga di lingkup Kodim 0615/Kuningan berhak menggunakan bantuan Ambulance ini, " imbuhnya
Sementara, Kepala BRI Kanca Kuningan, Jeremia DS Siahaan, mengatakan bahwa bantuan unit kendaraan Ambulance tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) dari BRI senilai Rp 250 juta.
"Hari ini adalah penyaluran CSR kami dengan 1 unit Ambulance yang di serahkan ke Kodim 0615/Kuningan. Semoga dapat membantu dan digunakan oleh Kodim 0615/Kuningan, " terangnya saat penyerahan.
Kendaraan Ambulance ini, ujarnya, sudah memenuhi standar fasilitas kesehatan.
Sementara salah seorang petugas Pos Kesehatan Kodim 0615/Kuningan, Iyus Sudinar mengaku dengan adanya bantuan Ambulance ini sangat membantu anggota dan keluarga Kodim 0615/Kuningan dalam pelayanan kesehatan di wilayahnya.
"Sebelum ada bantuan Ambulance dari BRI ini, kita kesulitan saat ada anggota dan keluarga Kodim 0615/Kuningan yang membutuhkan bantuan kesehatan. Selama ini kami selalu menggunakan kendaraan pribadi dan dinas di Kodim yang tidak berfasilitas kesehatan untuk membawa pasien dari anggota TNI dan keluarganya, " paparnya didampingi Hj Euis, petugas kesehatan lainnya. (Nars)