KUNINGAN - Ketua DPRD Kuningan, Nuzul Rachdi, membenarkan bahwa mulai hari ini, proses pembangunan gedung baru Sekretariat DPRD Kuningan sudah dilaksanakan. Pihaknya berencana akan membangun Gedung baru tersebut untuk Kesekretariatan DPRD Kuningan yang terpisah dari gedung lama.
"Sesuai program yang direncanakan bahwa di bagian belakang (gedung lama), di lahan eks Dinas Lingkungan Hidup, akan dibangun Gedung Sekretariat DPRD, " ungkap Zul, sapaannya, saat diwawancara KR di Ruang Press Room DPRD, Jalan RE Martadinata Kuningan, Senin (21/09/2020).
Salah satu alasan dibangunnya gedung baru tersebut, imbuhnya, adalah karena saat ini ada penambahan jumlah Fraksi di DPRD Kuningan. Gedung DPRD lama yang saat ini ada, katanya, juga tidak mampu menampung ruangan untuk tempat Alat Kelengkapan DPRD (AKD).
"Kita tahu saat ini Badan Kehormatan (BK) tidak punya ruangan, Bapemperda juga tidak punya, ada AKD yang digabung-gabung ruangannya, " tandasnya.
Nanti, jika gedung baru sudah dibangun, ruangan untuk AKD akan difokuskan di sana. Sedamgkan untuk gedung lama, imbuhnya lagi, akan difokuskan untuk ruangan pimpinan dan para anggota DPRD.
"Ya, prosesnya dimulai hari ini, dan mudah-mudahan tahun ini juga bisa selesai, " sebut Zul.
Bangunan baru tersebut, ucapnya, direncanakan dibangun dua lantai. Satu lantai untuk baseman dan satu lantai untuk ruangan-ruangan yang dibutuhkan.
Sementara untuk lahan parkir, Ia menyebut masih cukup di bagian belakang dan depan gedung lama.
Anggaran untuk pembangunan gedung baru tersebut, katanya, bersumber dari APBD murni tahun ini. Proses lelangnya pun sudah selesai dan pengerjaannya sudah dimulai.
Terpisah, dari pantauan KR di lokasi, nampak sudah ada proses pengukuran dan pematokan lokasi bakal gedung baru.
Dari halaman LPSE Kuningan, paket pekerjaan Pembangunan Kantor Sekretariat DPRD itu sudah ditenderkan sejak Bulan Agustus kemarin dan saat ini sudah selesai tender dengan sumber anggaran dari APBD 2020.
Nilai pagu paket tender pekerjaan yang ada di satuan kerja Dinas PUTR Kuningan itu adalah sebesar Rp 923.680.000,00. Nama pemenang tender paket tersebut adalah CV Cipanas Mulia, dengan harga negosiasi yang disetujui sebesar Rp 856.774.000,00. (Nars)