KUNINGAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan telah terjadi guncangan gempa dengan magnitudo 3,1 di darat barat daya Kabipaten Kuningan Jawa Barat, pada Selasa (17/11) malam.
Di halaman website bmkg.go.id diterangkan, Gempabumi Terkini Selasa (17 Nov 2020, 23:21 WIB) magnitudo 3.1. Pusat gempa berada di kedalaman 6 km dengan koordinat 6.90 LS - 108.47 BT.
"Pusat gempa berada di darat 8 km Barat Laut Kab. Kuningan. Dirasakan (Skala MMI): II Kuningan, " demikian ditulis BMKG dalam website tersebut.
Menurut Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho, dalam keterangannya yang dikutip dari balai2.bmkg.go.id, menjelaskan bahwa jenis dan mekanisme gempa bumi yang terjadi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Ciremai yang ada di sekitar Kuningan, Jawa Barat. do
"Dampak Gempabumi: Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Kuningan dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang), " tulisnya.
Namun, ditambahkannya, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.
Dari keterangannya, kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Guncangan gempa, Selasa tengah malam ini sempat dirasakan oleh sebagian warga Kuningan yang masih terjaga. Bahkan, sebagian warga di beberapa desa, menuliskan bahwa mereka merasakan guncangan gempa di beranda sosial media mereka.(Nars)